Analisa proses pada sebuah Sistem Komputer berbasis Client Server dan Multi User

Pengertian Client Server

 

Client merupakan sembarang sistem atau proses yang melakukan suatu permintaan data atau layanan ke server sedangkan server ialah, sistem atau proses yang menyediakan data atau layanan yang diminta oleh client.

 

Client-Server adalah pembagian kerja antara server dan client yg mengakses server dalam suatu jaringan. Jadi arsitektur client-server adalah desain sebuah aplikasi terdiri dari client dan server yang saling berkomunikasi ketika mengakses server dalam suatu jaringan.

 

Dengan LAN sebuah PC dapat melakukan komunikasi satu dengan lainnya dan dapat saling berbagi resource baik perangkat keras ataupun database. LAN mampu memberikan interkonektivitas yang tidak pernah ada sebelumnya. Untuk dapat melakukan hal tersebut dibutuhkan sebuah komputer pemproses yang memfasilitasi dan melayani proses sharing semua resource yang ada. Perangkat ini disebut dengan Server. Untuk melakukan Sharing File biasanya dibutuhkan sebuah File Server begitu juga untuk sharing Printer dibutuhkan sebuah Printer Server.

skema 1

 

Namun ternyata hal seperti ini belumlah cukup. Jumlah PC yang bertambah dengan sangat cepat seiring dengan berkembangnya sebuah organisasi. Jumlah end user dan client juga bertambah banyak. Kebutuhan akan perangkat menjadi bertambah pula, tidak hanya membutuhkan sebuah printer server, juga dibutuhkan server-server lainnya seperti server pengolahan gambar, server pengolahan suara, dan lainnya. Server-server ini dengan database dan applikasinya harus dapat diakses oleh beberapa PC, ataupun diakses oleh sebuah komputer mainframe melalui sebuah LAN. Sistem seperti ini disebut Sistem Client Server seperti digambarkan pada Gambar 1.

 Gambaran umum konfigurasi Client Server diperlihatkan pada gambar 2. Dengan pendekatan Client Server setiap PC dapat melakukan secara independen sebuah pemrosesan lokal dan mensharing perangkat enterprise melalui LAN. Untuk kasus yang lebih luas kemampuan akses dapat dilakukan melalui MAN (Metropolita Area Network) atau WAN (Wide Area Network).

host

Sebuah database dan program applikasi enterprise misalnya diletakan pada sebuah server dimana setiap end user dapat melakukan akses melalui Client Processor, LAN dan Server seperti pada gambar 3.

 

User

 

User disini adalah end user yang mengakses client untuk mendapatkan sebuah layanan. End user bisa saja seorang manager perusahaan, professional, karyawan di sebuah perusahaan, atau pelanggan. Dapat kita katakan sebuah user atau end user adalah ketika melakukan proses akhir menggunakan sistem client server.

 

Server dan client dapat terkoneksi dengan sebuah media transmisi. Media transmisi ini dapat berupa kabel, wireless, atau fiber. Dengan media ini memungkinkan sebuah perusahaan untuk melakukan enterprice network lebih besar dalam sebuah workgroup atau departemen. Untuk itu dibutuhkan interoperability sebagai contoh operasi dan pertukaran informasi yang heterogen melalui berbagai perangkat software dalam jaringan. Esensinya adalah keterbukaan dalam melakukan pertukaran baik komponen dan software yang berasal dari vendor yang berbeda-beda.

komponen

Network dan Transmisi

Servers

Server melakukan pemprosesan mirip dengan pemrosesan yang ada disisi client. Namun ada sedikit perbedaan, biasanya sebuah server tidak mempunyai User Interface karena didesain untuk networking, memproses database dan memproses applikasi. Pembeda antara pemrosesan client dan server ada pada tanggungjawab dan fungsi dari pemrosesan yang dilakukan. Sebagai contoh sebuah server dapat bertindak sebagai repository dan penyimpanan informasi dalam kasus pada file server. Tipe dari Server tergantung pada kebutuhan dan tujuan sistem. Dalam beberapa kasus sebuah server harus mampu melakukan multitaskting (membentuk multi fungsi secara simultan), menggunakan multiple operating system, lebih portable, memiliki skalabilitas, dan memiliki waktu respon yang cepat untuk melakukan teleprosesing.

Ketika sebuah applikasi diproses dan permintaan akan data dilakukan oleh client, maka hasilnya dikirimkan melalui LAN. Hasil dari applikasi tersebut dapat saja dilakukan perubahan bentuk untuk mendapatkan tampilan yang lebih baik. Semuanya ini dilakukan di sisi client oleh end user melalui UI (User Interface). Diagram skematik pendekatan client server ditunjukan pada gambar 4.

skema 2

 

 

Sistem Komputer berbasis Multi User

Pengertian Multi-User

 

Sistem Multi-User adalah suatu sistem dimana lebih dari satu user menggunakan secara bersama satu atau lebih perangkat keras, piranti lunak dan data/ informasi , orang dan prosedur melalui masing-masing komputer atau workstation.

Multi-user adalah istilah dalam sistem operasi atau perangkat lunak aplikasi yang memperbolehkan akses oleh beberapa pengguna dalam waktu bersamaan ke sistem operasi atau aplikasi tersebut. Istilah lawannya yaitu single-user mengacu kepada suatu sistem operasi yang hanya bisa digunakan oleh satu pengguna setiap saat.

sistem

 

Contoh dari Sistem Multi User  adalah Sistem Operasi Multiuser.

Sistem Operasi Multiuser  adalah sistem operasi yang memungkinkan pengguna lebih dari satu dalam mengakses sistem komputer dalam waktu yang bersamaan. Dimana untuk mengakses komputer biasanya dilakukan melalui jaringan, sehingga para user dapat mengakses komputer dari jarak jauh menggunakan terminal atau komputer lain.

Sekarang ini bentuk terminal biasanya dibangun dari PC biasa dan menggunakan jaringan untuk mengirim dan menerima informasi dari sistem komputer multi-user.

sistem 2

Contoh dari sistem operasi multi-user diantaranya yaitu

  • UNIX,
  • Linux,
  • IBMAS400,
  • Windows NT Server, dll.

Sistem operasi Multi-user berarti sistem operasi yang mempunyai perbedaan yang jelas antara pengguna. Pengguna tidak mampu menghancurkan file masing-masing, dan pengguna unprivleged tidak bisa membuat perubahan pada sistem itu sendiri, seperti menginstal perangkat lunak baru.

 

Mekanisme sistem operasi multi user  :

  • Mekanisme authentication untuk verifikasi identitas pemakai
  • Mekanisme proteksi terhadap program user yang mengandung bug sehingga

menghindari kemungkinan mem-block aplikasi lain dalam sistem.

  • Mekanisme proteksi terhadap program user yang dapat mengganggu atau

memata-matai aktivitas user lain.

  • Mekanisme penghitungan yang membatasi jumlah sumberdaya yang dapat

dialokasi untuk masing-masing pemakai.

 

Kesimpulan

 

Penggunaan system berbasis multiuser yang telah banyak diterapkan baik itu dilingkungan dinas, akademik ataupun yang lainnya sangat berperan penting untuk memudahkan manusia dalam menyelesaikan pekerjaannya dan memperlancar pertukaran informasi / data yang selalu dibutuhkan oleh setiap manusia dewasa ini.

 

Penerapan system berbasis multiuser ini disarankan untuk lebih dioptimalkan lagi penggunaannya dan juga diharapkan dapat lebih banyak lagi diciptakannya berbagai system aplikasi baru yang berbasis multiuser agar masyarakat lebih mudah melakukan pekerjaan dan kesehariannya.

 

Kemudian penerapan sistem komputer berbasis client server dapat mengurangi tanggung jawab dan biaya overhead serta kontrol biaya operasional dan pengembangannya yang lebih mudah.Waktu respon yang lebih baik dalam pemrosesan untuk mengakses data yang lebih besar bagi perusahaan. Sistem Client server mengamankan transaksi data dan menyimpannya pada server untuk kemudian dapat di sharing, dimanipulasi, dianalisa secara lokal.Memungkinkan pendistribusian proses dari tersentralisasi menjadi desktop computing.Menawarkan kooperatif prosesing antara individu dan group antar departemen, geografis dan zona waktu.

 

Arsitektur terbuka dan sistem terbuka memberikan fleksibilitas dalam memilih konfigurasi hardware yang berbeda, network, dan DBMS dari berbagai vendor.

INTEGRASI APLIKASI ENTERPRISE

 

EAI adalah proses menghubungkan aplikasi (dalam suatu organisasi )dengan tujuan menyederhanakan dan mengotomatisasi proses bisnis.

Enterprise Apllication Integration adalah penggunaan perangkat lunak dan prinsip-prinsip arsitektur sistem komputer untuk mengintegrasikan sekumpulan aplikasi komputer.

Apakah tantangan dalam menggunakan EAI ?

 

Berbagai sistem yang akan dihubungkan sering berada pada kondisi :

– Memiliki berbagai Operating System berbeda

– Menggunakan berbagai bahasa komputer

– Legacy system yang tidak didukung oleh vendor yang membuat. Contoh : program Clipper yang sudah tidak ada

– Stove pipe System

 

Bussiness driver untuk integrasi

– Organisasi berkembang

– Meningkatkan effisiensi

– Meningkatkan kepuasan pelanggan

 

Kesiapan Integrasi

– Harus memahami proses bisnis

– Harus memahami data

– Menentukan proses dan data yang perlu diintegrasikan

 

Integrasi aplikasi

– Integrasi melalui antar muka aplikasi atau melalui method

– fokus : method level

– Memeungkinkan integrasi melalui sharing business logic

– method di shared dengan meletakannya pada sebuah server pusat (application server) atau dengan mengakses method method antar aplikasi (distributted object )

 

ERP

Perencanaan sumber daya perusahaan, atau sering disingkat ERP dari istilah bahasa Inggrisnya, enterprise resource planning, adalah sistem informasi yang diperuntukkan bagi perusahan manufakturproduksi maupun distribusi di perusahaan bersangkutan. maupun jasa yang berperan mengintegrasikan dan mengotomasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi.

 

Keuntungan penggunaan ERP

1.Integrasi data keuangan

 

Untuk mengintegrasikan data keuangan sehingga top management bisa melihat dan mengontrol kinerja keuangan perusahaan dengan lebih baik

 

  1. Standarisasi Proses Operasi

 

Menstandarkan proses operasi melalui implementasi best practice sehingga terjadi peningkatan produktivitas, penurunan inefisiensi dan peningkatan kualitas produk

 

  1. Standarisasi Data dan Informasi

 

Menstandarkan data dan informasi melalui keseragaman pelaporan, terutama untuk perusahaan besar yang biasanya terdiri dari banyak business unit dengan jumlah dan jenis bisnis yg berbeda-beda

 

  1. Keuntungan yg bisa diukur

– Penurunan inventori

-Penurunan tenaga kerja secara total

-Peningkatan service level

-Peningkatan kontrol keuangan

-Penurunan waktu yang di butuhkan untuk mendapatkan informasi

 

SCM

 

Manajemen Rantai Suplai (Supply chain management) adalah sebuah ‘proses payung’ di mana produk diciptakan dan disampaikan kepada konsumen dari sudut struktural. Sebuah supply chain (rantai suplai) merujuk kepada jaringan yang rumit dari hubungan yang mempertahankan organisasi dengan rekan bisnisnya untuk mendapatkan sumber produksi dalam menyampaikan kepada konsumen. (Kalakota, 2000, h197)

Tujuan yang hendak dicapai dari setiap rantai suplai adalah untuk memaksimalkan nilai yang dihasilkan secara keseluruhan (Chopra, 2001, h5). Rantai suplai yang terintegrasi akan meningkatkan keseluruhan nilai yang dihasilkan oleh rantai suplai tersebut.

 

Menurut Turban, Rainer, Porter (2004, h321), terdapat 3 macam komponen rantai suplai, yaitu:

– Rantai Suplai Hulu/Upstream supply chain

 

Bagian upstream (hulu) supply chain meliputi aktivitas dari suatu perusahaan manufaktur dengan para penyalurannya (yang mana dapat manufaktur, assembler, atau kedua-duanya) dan koneksi mereka kepada pada penyalur mereka (para penyalur second-trier). Hubungan para penyalur dapat diperluas kepada beberapa strata, semua jalan dari asal material (contohnya bijih tambang, pertumbuhan tanaman). Di dalam upstream supply chain, aktivitas yang utama adalah pengadaan.

-Manajemen Internal Suplai Rantai/Internal supply chain management

 

Bagian dari internal supply chain meliputi semua proses pemasukan barang ke gudang yang digunakan dalam mentransformasikan masukan dari para penyalur ke dalam keluaran organisasi itu. Hal ini meluas dari waktu masukan masuk ke dalam organisasi. Di dalam rantai suplai internal, perhatian yang utama adalah manajemen produksi, pabrikasi, dan pengendalian persediaan.

-Segmen Rantai Suplai Hilir/Downstream supply chain segment

 

Downstream (arah muara) supply chain meliputi semua aktivitas yang melibatkan pengiriman produk kepada pelanggan akhir. Di dalam downstream supply chain, perhatian diarahkan pada distribusi, pergudangan, transportasi, dan after-sales-service.

API

-Aplication Programming Interface

-Mekanisme terdefinisi yang dibuat untuk berhubungan dengan sumber daya seperti server aplikasi middleware atau basis data

-memungkinkan akses ke proses bisnis dan atau data

 

Mengapa perlu dilakukan ????

-Agar programmer lain tidak perlu membuat lagi

-memungkinkan mekanisme berbagai data. Contoh : jika SAP memerlukan data dari excel, SAP memberikan fungsi ini

 

Aplikasi Paket

-SAP, Peolple Soft, Oracle, dsb

-Sebagian besar memberikan interface, tapi ada juga yang tidak memberikan sama sekali

 

Arsitektur Aplikasi Paket

-Centralizer

-Twotier

-Threetier

 

Perusahaan – perusahaan yang menggunakan aplikasi ERP

1.TELKOMSEL

PT telkomsel adalah salah satu perusahaan yang sudah menerapkan ERP ke dalam fungsi bisnisnya.Enterprice Resource Planning (ERP) adalah suatu alat bantu berupa perangkat lunak yang terdiri dari modul-modul yang merupakan fungsi standar dari proses bisnis, diantarnya produksi, penjualan, sumber daya manusia, finansial dan lain-lain yang terintegrasi dengan satu arsitektur teknogi informasi. Diterapkannya alat bantu ERP ini dikarenakan tuntutan suatu perusahaan untuk mengikuti standar internasional, legacy information system, bagaimana peran penjualan, analisis terhadap biaya, dan bagaimana penulisan best practice, best process dan best functionality ke dalam suatu perangkat lunak.

Sistem yang dipilih : Pilihan jatuh pada penggunaan SAP R/3 Enterprise.

 

2.PT.KONFEKSI

Mencakup produksi jaket,pakaian,celana dll, dalam PT ini diterapkan juga sistem ERP yang berfungsi sebagai alat untuk mempermudah dalam bidang komunikasi,misalnya dalam hal pemesanan,pengantaran,transfer data dsb.Produksi yang dilakukan oleh PT konfeksi ini sangat tersusun dengan rapi,sehingga para konsumen dapat mudah dalam melakukan pemesanan atau pentransferan barang.Oleh karena itu ERP sangat bermanfaat dalam PT ini,karena selain untuk mempermudah pekerjaan,dapat berfungsi juga sebagai media penghubung dengan para konsumen.

 

3.PT.SEMEN GRESIK

  1. Semen Gresik adalah perusahaan bergerak di industri semen, yang didirikan sejak tahun 1957. Bicara soal semen, orang mungkin langsung mengasosiasikannya dengan truk pengangkut, adukan, dan tukang-tukang bangunan. Namun, bagi manajemen PT Semen Gresik, urusan semen juga identik dengan sistem informasi yang kompleks dan rantai pasok yang mesti terintegrasi. Dengan kata lain, bisnisnya perlu ditangani dengan bantuan teknologi informasi (TI) yang memadai. Semuanya akan menjadi lebih simpel dengan diterapkannya sistem TI yang terintegrasi dan mutakhir.

Pada bulan Juni tahun 2001, ERP mulai diaplikasikan untuk mendukung bisnis proses yang ada di Semen Gresik dengan penerapan pertama kali dilakukan di bagian finansial. Dengan berjalannya waktu, implementasi dilakukan di bagian penjualan dan kemudian di bagian manufakturing.

Setelah melalui proses cukup panjang — memakan waktu hampir 1,5 tahun — Semen Gresik akhirnya memutuskan memakai solusi ERP JD Edwards. Alasannya, solusi ini merupakan solusi Best Practice, serta cukup fleksibel dan mudah diimplementasikan.

 

4.GARUDA INDONESIA

Garuda Indonesia adalah maskapai penerbangan Indonesia yang berkonsep sebagai full service airline (maskapai dengan pelayanan penuh). Saat ini Garuda Indonesia mengoperasikan 82 armada untuk melayani 33 rute domestik dan 18 rute internasional termasuk Asia (Regional Asia Tenggara, Timur Tengah, China, Jepang dan Korea Selatan), Australia serta Eropa (Belanda).

 

Pada tahun 2000 di bagian keuangan mengalami kendala dalam pertukaran dan keakuratan data . Karena kemudahan yang diperoleh melalui ERP, seperti efisiensi data, keakuratan data, efisiensi waktu, kemudahaan memonitor transaksi yang berlangsung dan memudahkan karyawan dalam bekerja.( sesuai pada gambar 4.0). Selain itu, karena perkembangan bisnis sangat pesat mengharuskan PT Garuda Indonesia mengoptimalkan kinerja tiap divisi. Dorongan dari kompetitor dari PT Garuda Indonesia yaitu PT Luthansa Airlines yang telah berhasil menggunakan SAP dan terbukti berhasil juga menyebabkan PT Garuda Indonesia menggunakan SAP.

 

 

5.PT.BELFOODS, BOGOR

PT Belfoods, Bogor, Jawa Barat. Belfoods merupakan salah satu anak perusahaan dari Group Cipta Kreasi Widya Usaha (CKWU) dan mereka menerapkan ERP pada Belfoods dengan tujuan untuk membangun sistem informasi yang terintegrasi dengan semua anak perusahaannya.Belfoods, sebelum menerapkan ERP, membutuhkan waktu yang lama untuk mempersiapkan suatu laporan yang dibutuhkan oleh eksekutif perusahaan. Pada akhirnya data ini menjadi informasi terlambat sehingga eksekutif terlambat dalam melakukan pengambilan keputusan.
Setelah memilih beberapa vendor dan memikirkan keuntungan kerugian dari masing-masing vendor, Belfoods akhirnya memilih IBM yang bekerja sama dengan SAP untuk penerapan ERP pada perusahaannya.

Masalah yang dihadapi oleh Belfoods dalam proses implementasi ini antara lain yaitu kendala lokasi pabrik yang sering mendapatkan pemadaman bergilir, sehingga perusahaan harus menyediakan banyak UPS untuk menjaga kestabilan sistem.
Masalah lainya yaitu, perubahan yang dihadapi karyawan juga menjadi salah satu masalah yang harus dihadapi. Dalam awal implementasi, Belfoods masih menjalankan dua sistem, yaitu sistem lama dan ERP. Tetapi lambat laun, sistem lama ditinggalkan dan murni menjalankan ERP saja. Salah satu benefit yang dirasakan oleh perusahaan adalah proses pembelian yang semakin terkendali.

6.PT.WISMILAK INTI MAKMUR

PT Wismilak Inti Makmur Tbk, salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia. Penerapan sistem ERP pada perusahaan ini dipercayakan kepada mitra lokal SAP, yaitu Soltius yang telah berpengalaman pada berbagai lini bisnis untuk mendukung implementasi sistem informasi perusahaan. Penerapan sistem ERP ini untuk ratusan pengguna di berbagai lini distribusi PT Wismilak Inti Makmur Tbk yang mencakup modul Finance, Controlling, Sales Distribution, Production Planning, Materia  Management danProject System.

Sebelum menerapkan sistem ERP dari SAP, perusahaan ini menerapkan sistem manajemen informasi perusahaan oleh tim divisi IT mereka, tetapi masih menemui berbagai kendala. Seperti yang diungkapkannya lebih lanjut, “selama ini tim divisi IT kami telah mampu membuat beberapa program untuk masing-masing proses bisnis, tetapi kami membutuhkan sebuah sistem yang terintegrasi untuk proses bisnis yang lebih baik lagi. Setiap lini perusahaan membutuhkan sumber data yang akurat, serta menjaga kanal komunikasi pada saat yang bersamaan.”

  1. Wismilak memutuskan untuk mencari sistem ERP yang lebih baik. “Setidaknya, ada tiga vendor yang kita anggap mungkin dapat mengakomodasi kebutuhan kita. Namun, kami memilih SAP karena solusi mereka sejauh ini terbukti menjadi aplikasi perangkat lunak ERP terbaik dan dapat diterapkan pada berbagai industri. Manfaat kunci yang kami harapkan dari implementasi sistem ERP SAP pada perusahaan kami adalah pada keakuratan pengolahan data dan efisiensi pada proses bisnis kami. Dengan sistem yang terintegrasi, semua proses bisnis akan menghasilkan produktivitas, sebuah proses bisnis yang efisien yang mendukung tujuan perusahaan kami untuk bersaing dalam dunia bisnis global. Selain itu, SAP memiliki praktik terbaik untuk setiap proses bisnis,” jelasnya.

7.PT.BENTOEL PRIMA

Perseroan didirikan dengan nama PT Rimba Niaga Idola pada tanggal 11 April 1987

dan berdasarkan keputusan rapat umum pemegang saham luar biasa yang diadakan pada tanggal 27 Desember 1996, nama Perseroan diubah menjadi PT Transindo Multi Prima Tbk.Pada tanggal 29 Agustus 2000, nama PT Transindo Multi Prima Tbk dirubah menjadi PT.Bentoel Internasional Investama Tbk.

 

Pada tahun 2003 Bentoel melakukan beberapa langkah awal yaitu assessment dan

pengkajian sistem TI beserta penentuan kebutuhan TI-nya, perumusan blue print dan road map pembenahan sistem TI. Langkah selanjutnya pun Bentoel kemudian menunjuk konsultan dan memilih perusahaan software. Setelah melalui proses penyeleksian beberapa paket software yang berkaitan dengan Corporate Perfomance Management, tim evaluasi Bentoel pun akhirnya memilih SAP Planning and Consolidation. Pemilihan didasari atas pertimbangan bahwa sistem ini sangat mudah digunakan (friendly user) dan didukung dengan fitur-fitur yang canggih serta lengkap.

 

 

8.PT.HM SAMPOERNA

  1. HM Sampoerna adalah salah satu dari perusahaan rokok terbesar di Indonesia selain Gudang Garam dan Djarum. Dalam perkembangannya, operasional harian menjadi sangat rumit. Salah satu departemen yang mengalaminya adalah departemen logistik yang pekerjaan hariannya menyatukan data-data persediaan bahan baku, distribusi bahan baku, data produksi. Data-data tersebut terkumpul pada akhir jam kerja, sehingga menyulitkan. Ini dilakukan dengan manual, sehingga bisa dibayangkan sulitnya jika data-data tersebut terdiri dari ribuan data dan memerlukan proses yang lama. Masalah tersebut mendorong PT. HM Sampoerna untuk membangun Teknologi Informasi, yang dimulai pada tahun 1992.

Pembangunan fondasi sistem TI di HMS dimulai tahun 1992, sedangkan peralihan dari pola local area network (LAN) ke wide area network (WAN) dilakukan pada 1995. Setelah itu, aplikasi bisnis korporat menjadi fokus perhatian berikutnya. Setelah melalui proses screening, manajemen memutuskan untuk menggunakan aplikasi ERP dari Oracle (yang masih dipakai hingga sekarang). “Sampoerna memang memakai Oracle, sedangkan Philip Morris di seluruh dunia memakai SAP. Ke depan, tentunya mesti sama. Saat ini, untuk mengintegrasikan sistemnya. Menurut Sugiharto Hartono, Direktur Penjualan, Perencanaan, Sistem & Pengembangan PT Panamas, penggunaan ERP dari Oracle itu mencakup hampir semua proses bisnis penting, mulai dari akuntansi dan keuangan, manufaktur, hingga pengadaan barang dan manajemen barang jadi. ERP Oracle juga digunakan di anak usaha HMS, yakni PT Panamas (perusahaan penjualan dan distribusi HMS) dan PT Handal Logistik Nusantara (perusahaan logistik dan pergudangan). “Unit-unit bisnis dalam naungan Sampoerna juga menggunakan aplikasi yang dikembangkan sendiri untuk melengkapi solusi ERP. Bukti sudah modernnya sistem TI di HMS juga terlihat pada sistem rantai pasokan (supply chain management).

8.PT.INDOFOOD

PT Indofood adalah perusahan pemroduksi mie instan terbesar di dunia, dengan 14 pabrik termsuk di Indonesia sendiri. Perusahaan yang juga beroperasi di Cina dan Nigeria ini menjual lebih dari 8 miliar paket mie instan tiap tahunnya. Disamping mie instan, PT Indofood juga mengembangkan variasi produk ke ranah snack, kecap, bumbu penyedap, makanan bayi, maupun soft drink.

 

Cakupan bisnis perusahaan Indofood dan peningkatan pasar ke depannya menyebabkan Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan faktor penting dalam kesuksesan perusahaan. Sebagai contoh kecil, tiap divisi harus menyesuaikan production plans mereka sehingga ketersediaan segala jenis bumbu untuk kebutuhan segala varian mie instan dapat terpenuhi. Sedangkan pada waktu yang sama, kondisi inventory di gudang harus tetap dijaga seminimal mungkin. Untuk itu sangat diperlukan aplikasi ERP untuk mengatur kondisi-kondisi tersebut secara terintegrasi hingga ditunjuklah SAP Service sebagai implementor ERP. Dengan  mengadopsi SAP R/3 versi 4.6C

 

Indofood membuat tiga buah kriteria pemilihan platform yang meliputi aspek reliability, scalability, dan kemudahan management. Dari kriteria tersebut terpilihlah IBM i Series sebagai platform hardware yang digunakan dengan operating system IBM oS/400 dan database dB2  karena memenuhi ketiga kriteria persyaratan sehingga diyakini dapat membantu PT Indofood mengoptimalkan solusi ERPnya.

 

9.PT.PLN (Persero)

Untuk mensejajarkan diri dengan perusahaan-perusahaan penyedia listrik tingkat dunia, PT PLN (persero) dituntut untuk mengimplementasikan sistem yang mengintegrasikan seluruh elemen-elemen pada perusahaan termasuk unit-unit bisnis yang diakomodasikan oleh IT. Penerapan ERP ini guna akan meningkatkan kompetensi perusahaan dan pelayanan. Penerapan ERP ini akan mengintegrasikan seluruh kantor PLN baik pusat maupun daerah secara on-line, dan seluruh kantor PLN tersebut akan terstandarisasi. Dengan penerapan ERP di lingkungan perusahaan, maka setiap pegawai diharuskan untuk beradaptasi dengan perubahan sistem yang terjadi.

Penerapan ERP yang dilakukan oleh PLN PT. Persero Yogyakarta sedikit banyak telah membawa PLN menjadi lebih maju. Karena semua sistem yang dilakukan telah terintegrasi secara otomotis dengan PLN pusat. Dengan adanya integrasi tersebut, diharapkan PLN PT. Persero Yogyakarta akan semakin loyal terhadap para pelanggan.

 

10.PT.PERTAMINA

PERTAMINA adalah perusahaan minyak dan gas bumi yang dimiliki Pemerintah Indonesia (National Oil Company), yang berdiri sejak tanggal 10 Desember 1957 dengan nama PT PERMINA. Pada tahun 1961 perusahaan ini berganti nama menjadi PN PERMINA dan setelah merger dengan PN PERTAMIN di tahun 1968 namanya berubah menjadi PN PERTAMINA. Dengan bergulirnya Undang Undang No. 8 Tahun 1971 sebutan perusahaan menjadi PERTAMINA. Sebutan ini tetap dipakai setelah PERTAMINA berubah status hukumnya menjadi PT PERTAMINA (PERSERO) pada tanggal 17 September 2003 berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 tahun 2001 pada tanggal 23 November 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.

Implementasi ERP di Pertamina

 

Pertamina merupakan salah satu pengguna SAP R/3. Dalam proses pengimplementasiannya menemukan banyak kendala sehingga berbagai pihak menilai pemanfaatan SAP R/3 yang dipilih oleh Pertamina kurang mampu dioptimalkan. Pertamina menerapkan ERP dengan sistem mySAP 2005 telah Go Live pada tanggal 2 Januari 2009. Beberapa hal yang dapat dipelajari dari implementasi ERP di Pertamina adalah sebagai berikut.

  • Keselarasan antara Business Process, Peopledan IT.
  • Metode pengembangan system
  • Pemanfaatan project management
  • Keselarasan antar company’s directiondengan IS’s direction

 

11.PT.ASTRA AGRO LESTARI

Astra Agro Lestari (AAL) yang dirintis pada tahun 1981 memulai bisnisnya dengan memasuki bisnis perkebunan singkong. Seiring menurunnya permintaan atas komoditi tersebut, AAL kemudian mengganti semua perkebunan singkongnya menjadi perkebunan karet. Saat ini AAL dikenal sebagai perusahaan penghasil Crued Palm Oil (CPO) terbesar. AAL memasuki bisnis CPO dengan mengakuisisi PT Tunggal Perkasa Plantation, dan saat ini AAL telah memiliki hampir 400.000 ha perkebunan kelapa sawit dan lebih dari 30 subsidiary yang bermain juga di perkebunan kelapa sawit.

AAL menerapkan program ERP untuk menangani masalah payroll, human resource, finance, dan sebagainya. Program ERP yang digunakan adalah Oracle untuk memproses semua data yang berhubungan dengan sistem yang dimiliki oleh AAL. AAL menggunakan Oracle 9.i dan Oracle 10.i sebagai database servernya. PT AAL menggunakan software database Oracle untuk kepentingan database servernya. Hal ini lebih dikarenakan Oracle dikenal sebagai software database server skala besar yang mempunyai kemampuan yang baik dalam menangani transaksi data dalam jumlah yang besar dan kemampuan proses data yang cepat.

 

12.PT. Jasa Marga (Persero) Tbk. Cabang Purbaleunyi

Penerapan Aplikasi ERP berbasis Oracle e-bussiness Suite pada tahun 2010 di PT. Jasa Marga (Persero) Tbk memiliki harapan akan meningkatkan kompetensi perusahaan dengan mengintegrasikan unit-unit yang ada di dalamnya (finance, human resource, dan logistic) terutama dalam menghasilkan informasi akuntansi. Selain itu penerapan ERP ini juga merupakan sarana pembelajaran bagi para karyawan untuk meninggalkan budaya kerja lama.

 

Maksudnya budaya lama kerja yang dimaksud salah satunya adalah kebiasaan karyawan dalam melempar tanggung jawab bila terjadi suatu kesalahan dalam proses kerja. Padahal yang seharusnya dilakukan adalah mencari solusi untuk memperbaiki kesalahan yang terlanjur terjadi. Kelancaran proses kerja sebagai hasil dari penerapan ERP dapat membantu perusahaan memenuhi keinginan stakeholder sehingga mempermudah dalam pengambilan keputusan.

Bouncing back ke email

Dear Support

Berapakah maksimal kirim email dalam 1 jam, karena ada rekan saya kirim diatas 50, yg ke 51 nya pasti bouncing back ke email dia.

Terima kasih.

Puguh.S

—————————-
IP Address: 222.124.32.51

 

Jawab :

Untuk mencegah spam, pengeriman email per jam dibatasi sesuai jenis account dan riwayat pengiriman email (defaultnya antara 30 sampai 1000 per jam).
Domain yang sering mengirim spam, atau dalam satu jam mengirim ke alamat email TIDAK VALID sampai sebanyak 5 alamat email, maka otomatis IP terblok dan maksimum pengiriman email langsung diturunkan ke angka terendah.

Untuk mencegah email spam bisa dilakukan dengan cara:
1. Pengiriman email dengan CC maks 10 alamat email.
2. Tidak mengirim email promosi sekaligus ke beberapa alamat email. (Agar tidak dianggap spam, email promosi harus dikirim satu-satu dengan isi dan subject berbeda).
3. Tidak diperkenankan menggunakan email blast.
4. Jika ingin mengirim promosi ke banyak email sekaligus (bisa sampai 100 ribu email sekaligus) disarankan menggunakan jasa autoresponder (misalnya www.getresponse.com). Dengan menggunakan jasa autoresponder, pengiriman email lebih profesional dan kita juga akan mendapatkan data statistik berupa: jumlah email yang terkirim, jumlah email yang dibaca, dan jumlah orang yang mengakses ke Web site kita dari email itu.
5. Melakukan scan virus (dengan antivirus terupdate) pada komputer yang menggunakan alamat email tersebut dan komputer lain secara teratur.
6. Melakukan penggantian password pada alamat email tersebut (melalui cPanel). Gunakan password yang unik (minimal 8 karakter, kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka dan karakter khusus).
7. Periksa account-account email yang ada di cPanel. Jika ada account email yang tidak digunakan, sebaiknya account email tersebut dihapus.

Tips Mengatasi “ Error 0x00000709: Can’t Set Default Printer”

Pertama
Masuk ke registry dulu dengan klik
start=>run=>ketik”regedit” (tanpa tanda kutip).

Kedua
Pilih HCU (HKEY_CURRENT_USER)=>Sotfware=>Microsoft=>Windows NT=>CurrentVersion=>Windows.

Ketiga
Setelah itu lihat di panel bagian kanan pilih “Device” double klik akan muncul printer yang sebelumnya diset sebagai default printer.

Keempat
Delete “device” jika tidak bisa delete setting “Permision” terlebih dahulu menjadi “full Controls” yang menjadi default printer dan log off atau restart komputer.
sumber